Virus Corona Jebol Resistance Emas (1)

Posted on Feb 28, 2020

Pembaruan trading emas pada 2 Maret 2020. Lihat di sini.

Pada 25 Januari 2020, masyarakat tionghoa di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Imlek ke-2571. Sayangnya, perayaan awal tahun “Tikus Emas” ini jadi hampa karena wabah virus corona (COVID-19). 

Wabah mematikan ini terjadi kali pertama di kota Wuhan, Tiongkok, pada 31 Desember 2020. Virus tersebut telah merenggut nyawa 2.856 jiwa dari 83.081 orang yang terjangkit. Virus ini juga melumpuhkan ekonomi global.

Sebagai negara paling terdampak wabah ini, ekonomi Tiongkok terpuruk. Bahkan, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok tahun ini akan turun ke 5,6% dari tahun sebelumnya yang mencapai 6%. Ini berarti laju ekonomi Tiongkok yang terendah sejak 1990.

Data IMF yang diolah oleh MRG Trade
https://datawrapper.dwcdn.net/9E3rP/5/

Padahal, laju ekonomi Tiongkok merupakan yang tercepat di dunia berdasarkan data IMF pada 1989-2019. Berdasarkan Gross Domestic Product (GDP) yang dihitung dari Purchasing Power Parity (PPP), Tiongkok merupakan negara dengan ekonomi terbesar pertama di dunia yang mencapai $27,31 triliun pada 2019. Nilai ini mengalahkan GDP (PPP) Amerika Serikat yang hanya mencapai $21,44 triliun.

Emas Kejar Level Tertinggi

Pada artikel sebelumnya, kami membahas pergerakan harga emas yang siap melejit. Koreksi harga sebulan lalu mengonfirmasi bahwa emas telah menjebol area resistance dan terus mengejar harga tertinggi 8 tahun terakhir pada level 1920.70 per troy ounce.

Pada 24 Februari 2020, emas mencapai harga 1689.29 per troy ounce. Berdasarkan Stochastic Oscillator, XAUUSD akan mencapai area oversold di 1630.95-1624.08. Area ini akan jadi support emas pada timeframe H1.

virus corona jebol resistance emas
XAUUSD H1, 28 Februari 2020.

Baca juga: Emas akan Melejit karena Virus Corona

Area tersebut merupakan level 81-100% Stochastic Oscillator. Jika analisis ini benar, maka akan mengonfirmasi dua tes sebelumnya. Sebaliknya, harga justru bisa turun hingga 1615. Permintaan atas emas akan naik karena kekhawatiran dunia terhadap wabah virus corona dan potensi perang nuklir. Dalam situasi global yang tidak menentu, emas jadi safe haven favorit investor.

Pembaruan: Profit Taking Seret Emas ke Support Harian

Sebelum aksi profit taking yang menyeret harga emas pada Jumat, 28 Februari 2020, Anda bisa profit sekitar 100 point di harga 1641.33 pada trade sebelumnya. Kalau pun sell di 1644.90 dan menjadikan oversold sebagai target, Anda profit sekitar 130 point. Apa pun pilihannya, Congrats, ya!

Setelah profit taking Jumat lalu, kita juga bisa lihat peluang lebih besar berikutnya di timeframe harian emas. Berikut ini adalah pembaruan trading emas pada 2 Maret 2020.

XAUUSD D1, 2 Maret 2020.

Area oversold emas di timeframe harian berdasarkan perhitungan Stochastic Oscillator (14, 3, 3) ada di 1484.72-1436.73. Area ini bisa jadi target profit berikutnya.

XAUUSD H1, 2 Maret 2020.

Dengan perhitungan Stochastic di timeframe H1, kita bisa lihat overbought emas berada di area yang sama dengan sebelumnya. Tepatnya ada di area 1620.29-1633.73. Sedangkan harga saat ini berada di 1594.41.

Anda juga bisa lihat pembaruan analisis emas pada 4 Maret 2020.

Dapatkan daily signal MRG Trade langsung ke email. Silakan mendaftar melalui tombol di bawah. Anda juga bisa menghubungi Live Chat atau konsultan kami untuk informasi lebih lanjut.

There are no comments yet

  • Hello, guest