Emas akan Melejit karena Virus Corona?

Posted on Jan 28, 2020

virus-corona-trading-emas
Emas akan Melejit karena Virus Corona?

Setelah menyebarnya virus corona, harga emas menunjukkan penguatan. Senin (27/1/2020) terjadi gap harga emas dunia sekitar 8 poin dari harga penutupan pada Jumat sebelumnya. Seperti yang diberitakan, virus corona telah memakan korban meninggal mencapai 80 orang, 461 orang kritis, dan telah menjangkiti lebih dari 2.870 orang.

Otoritas China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam Singapura, Nepal Prancis, Australia, Amerika Serikat (AS), dan Kanada telah mengidentifikasi kasus virus corona terjadi di negaranya.

Mengingat China yang jadi asal virus tersebut merupakan negara dengan ekonomi terbesar kedua setelah AS, tentu memengaruhi ekonomi dunia. Kondisi yang mengkhawatirkan ini direspon oleh investor di pasar modal dunia dengan memindahkan aset mereka ke aset safe haven seperti emas.

Banyak orang bertanya, “Apa harga emas akan melejit dengan menyebarnya wabah virus corona?”

virus-corona-trading-emas
Spinning Top

Melihat pola spinning top yang terjadi pada hari Senin, kemarin, menunjukkan sinyal bullish. Namun, masih ada ketidakpastian antara buyer dan seller. Ini disebabkan adanya rencana pengumuman kebijakan moneter AS yang rilis pada hari Kamis (30/1).

Ini memunculkan spekulasi bahwa emas akan melejit karena virus corona dan membentuk harga tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Namun, mungkin juga tertahan karena kebijakan moneter AS yang berdampak pada penguatan dolar AS.

Jaga kesehatan

Hidup Teratur

Pantau Market

Kita pasti bisa menghadapi krisis ini, mengutip film Narcos: Mexico,

“In crisis, there’s opportunity.”

There are no comments yet

  • Hello, guest