Mengembangkan Rencana Trading Anda Sendiri

Seorang panglima perang yang hebat pastinya dikenal akan strateginya yang mampu mengalahkan musuh-musuhnya di medan pertempuran. Pun sama halnya dengan seorang trader yang hebat. Ia dikenal bukan dari berapa banyak keuntungan yang berhasil dikumpulkan, tapi dari rencana trading.

Bagi kami di MRG Trade, rencana yang matang akan memastikan keuntungan lebih konsisten. Konsistensi adalah hal yang paling penting dalam rencana Anda. Tanpa konsistensi dalam menjalankannya, tak mungkin pula keuntungan secara konsisten bisa didapatkan.

Yang unik adalah, tidak semua trader memiliki rencana yang sama. Bisa jadi rencana yang saya miliki belum tentu cocok untuk anda jalankan dan sebaliknya. Hal ini dikarenakan setiap trader memiliki perbedaan dari cara melihat kondisi pasar, cara berpikir, manajemen resiko, dan pengalaman.

Mungkin saja anda melihat kondisi pasar sedang bearish saat ini. Di saat yang bersamaan, pastinya ada trader lainnya yang justru berkata bahwa kondisi pasar sedang bullish. Alasannya sederhana, anda terbiasa trading di time frame H1 sementara trader lainnya menggunakan time frame H4.

Pentingnya disiplin saat trading

Setelah memiliki rencana, Anda harus disiplin menjalankannya. Untuk menghindari kerugian yang tidak perlu, Anda bisa memanfaatkan fasilitas trading demo untuk uji-coba. Setelah yakin bahwa rencana tersebut menguntungkan, barulah Anda mendaftarkan akun real.

Rencana Anda harusnya meliputi 3 W dan 1 H, yakni what, why, when dan how. Pun, seharusnya meliputi kepribadian Anda sebagai trader, apa yang ingin dicapai, aturan manajemen resiko, serta strategi trading.

Berbekal rencana yang matang, Anda bisa meminimalisir pengambilan keputusan yang mungkin akan disesali saat trading dengan emosi. Wajar memang jika emosi bisa bikin Anda mengambil keputusan yang tidak masuk akal. Namun, pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?

Untuk meminimalisir hal ini, MRG Trade menyarankan Anda punya rencana untuk setiap pergerakan harga yang terjadi di pasar. Dengan mempunyai rencana yang baik, Anda lebih siap menghadapi segala kondisi pasar.

Kenapa Anda butuh rencana trading?

Mari kita ibaratkan trading forex itu bagaikan mencari restoran yang direkomendasikan oleh teman Anda. Dengan menggunakan GPS, Anda tinggal memasukkan nama restoran tersebut untuk rute terdekat.

Di perjalanan, Anda bisa menepi sebentar untuk melihat apakah masih di jalur yang tepat. Jika salah belok, GPS akan mengatakan bahwa Anda berada di jalur yang salah dan menyarankan berputar balik.

Rencana sama halnya dengan GPS yang menemani perjalanan. Anda bisa menentukan sendiri langkah apa yang ingin ditempuh saat trading, kapan sebaiknya masuk dan keluar pasar, serta tujuan yang ingin dicapai. Jika emosi membuat Anda jadi tidak yakin trading, Anda bisa menengok kembali rencana tersebut.

Janganlah jadi seperti penjudi yang sama sekali tidak mementingkan rencana dan hanya mengandalkan firasat atau sinyal dari orang lain saja. Sebagai pemula, sudah pasti anda akan lebih sering rugi dibandingkan untung saat trading. Jika terus belajar, Anda akan bisa menyimpulkan dua hal; mungkin ada yang salah di rencana trading, atau tidak disiplin dengan rencana tersebut.

Bertahan selama mungkin di pasar forex adalah tujuan anda yang baru saja mulai trading. Ingat, 90% trader pemula selalu menemui ujung yang sama, gagal. Anda tentunya ingin menjadi seorang trader forex yang berhasil bukan? Mulai dari membuat rencana yang matang.

Langkah-langkah menyusun rencana trading

Untuk membuat rencana, yang harus dilakukan kali pertama adalah melihat diri Anda secara keseluruhan. Carilah strategi trading, sistem, dan metode yang cocok dengan kepribadian anda. Karena jika tidak, rencana tersebut justru akan menurunkan tingkat keberhasilan anda. Selanjutnya, jawablah beberapa pertanyaan yang dirancang MRG Trade berikut ini:

  1. Apa motivasi trading anda?
    Jika jawaban Anda atas pertanyaan ini adalah “saya ingin kaya raya”, maka trading forex bukanlah jalan yang tepat. Motivasi ini haruslah spesifik! Seperti misalnya: “saya ingin mendapatkan keuntungan 20% keuntungan dari modal saya minggu ini!”, atau “saya ingin menggandakan modal saya dalam waktu 3 bulan!”. Ini baru dinamakan motivasi trading yang spesifik.
  2. Berapa banyak uang yang bisa anda relakan?
    Jangan jadikan uang makan atau belanja bulanan sebagai modal trading! Karena jika melakukan hal itu, maka setiap 1 pip bergerak ke arah yang tidak diinginkan, Anda akan berkata “nah, hilang sudah makan siangku besok!” Sisihkan dana yang mana tidak melibatkan terlalu banyak emosi saat misalnya Anda kehilangan dana tersebut.
  3. Berapa banyak waktu yang bisa anda luangkan untuk trading?
    Waktu yang diluangkan untuk trading sebenarnya sepenuhnya tergantung dari time frame yang digunakan. Jika menggunakan time frame yang pendek (M1, M15, M30), maka Anda akan berada lebih lama di depan layar komputer/ponsel untuk trading. Sedangkan jika menggunakan time frame yang lebih panjang, maka Anda akan lebih jarang mengamati platform trading mencari peluang untuk masuk pasar.
  4. Berapa banyak keuntungan yang ingin didapatkan?
    Setiap trader pastinya ingin bisa mencetak keuntungan dari trading forex. Pertanyaannya adalah, berapa banyak? Makin banyak keuntungan yang ingin diperoleh, belum lagi jika ingin mendapatkannya secepat mungkin, maka akan makin sering pula Anda keluar masuk pasar forex. Tentunya akan semakin besar pula potensi kerugian yang diterima. Yang terbaik adalah menyeimbangkan ekspektasi dengan kemampuan, dana, dan waktu.
  5. Jalankan rutinitas yang baik sebelum trading
    Rutinitas yang disarankan sebelum Anda mulai trading meliputi langkah-langkah berikut ini:
    1. Review trading yang sedang berjalan dan lakukan penyesuaian jika perlu.
    2. Review trading hari-hari sebelumnya.
    3. Lihat apakah sedang terjadi trend atau tidak di pasar forex.
    4. Cari tahu apakah news yang rilis hari ini akan membuat volatilitas meningkat.
    5. Siap-siap untuk menyambut sesi trading berikutnya supaya tidak ketinggalan kereta.
  6. Perangkat apa saja yang anda gunakan saat trading?
    Poin ini penting untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak anda inginkan. Bayangkan jika anda baru saja tekan tombol BUY tapi belum sempat pasang stop loss! Jika anda tidak punya perangkat cadangan, sudah pasti panik akan menyerang! Ada baiknya anda menyiapkan ponsel dan atur stop loss dari aplikasi MetaTrader yang bisa anda download dari situs broker anda jika kejadian di atas menimpa anda.

Itu dia beberapa cara untuk membuat rencana trading yang pas untuk dijalankan. Berikutnya, MRG Trade akan membahas mengenai tipe-tipe trader forex yang ada. Cek apakah anda termasuk di salah satu daftar yang kami buat dengan klik tombol di bawah ini:

Tipe-Tipe Trader Forex

MRG Trade

Recent Posts

Forex Signal 17 September 2020

XAUUSD Sell Stop 1950.77 Stop Loss 1964.07 Take Profit 1915.26 GBPJPY Sell Stop 134.674 ...…

2 days ago

Forex Signal 16 September 2020

GBPUSD Sell Limit 1.29868 Stop Loss 1.30500 Take Profit 1.27740 EURUSD Sell Limit 1.18656 ...…

3 days ago

Forex Signal 15 September 2020

GBPJPY Sell Stop 134.674 Stop Loss 135.070 Take Profit 133.870 GBPUSD Sell Stop 1.27212 ...…

4 days ago

Forex Signal 10 September 2020

GBPJPY Buy Stop 138.513 Stop Loss 137.912 Take Profit 139.113 AUDJPY Buy Limit 76.717 ...…

1 week ago

Forex Signal 9 September 2020

AUDJPY Sell Stop 76.212 Stop Loss 76.717 Take Profit 75.187 CADJPY Sell Limit 80.442 ...…

1 week ago

Forex Signal 3 September 2020

USDCHF Buy Stop 0.91645 Stop Loss 0.90560 Take Profit 0.92180 GBPUSD Sell Stop 1.33054 ...…

2 weeks ago